Ending Kepompong

Hehe bukan ending kepompong beneran sih… ini hanyalah ketika diriku mengarang bebas… ketika seseorang anggota forum bertanya ‘ending seperti apa sih yang dibayangin’ dan inilah ending kepompong versi iu,

Selamat membaca…

‘I hate Farewell’

-gara2 dibuat jadi 2 episode.. judulnya jadi ini…-

(episode sebelumnya ceritanya ttg iin yg menang dlm lomba adu kreasi ‘the young chef’, pas endingnya ditutup dgn scene di rumah chaca ini)
@ rumah Chaca
Di ruang tamu, papa chaca sedang mengobrol dgn Mama Chacha. Rupanya Papa chaca sedang meminta Mama Chaca untuk rujuk kembali. Chaca menguping pembicaraan orangtuanya dari balik pintu. Mendengar permintaan Papanya, Chaca tersenyum-senyum senang… Tapi ternyata jawaban Mamanya di luar dugaan!! Mama Chaca menolak ajakan Papa… Chaca yg kecewa langsung masuk kamar…

@KTJ’s Café
Semua orang sedang merayakan kemengan Indra dlm lomba ‘the young chef’. Tiba2 hp Indra berbunyi, rupanya dari panitia ‘the young chef’ yg menyuruh indra utk dtg besok, krn ada hal penting yg harus dibicarakan. Masih dgn wajah bingung indra menutup telponnya. Ketika teman2nya bertanya ada apa, iin menjawabnya cuma dengan mengangkat bahu.
Gentian HP Monki yg bunyi, raut mukanya menunjukkan kekagetan dan kepanikkan setelah mendengar berita dari si penelpon. Kemudian Monki pamit terburu-buru, mukanya tegang dan panic. Chaca baru bertanya ada apa, tapi Monki keburu pergi.

@ rumah Bebi
Bebi baru saja datang, keluarga sudah berkumpul dan berdandan rapih. Bebi heran. Andre menjelaskan mereka sedang menunggu Bebi, karena mereka akan makan-makan di luar. Bebi langsung kegirangan, trus meluk-meluk papanya, minta sekalian shopping. Papanya Cuma mengangguk mengiyakan permintaan anaknya yg memamg gila belanja itu. Bebi makin teriak histeris “Uuh, Papa baik banget deehhh..”

@ rumah tasya
Mama tasya sedang melamun. Matanya memang seperti sedang menonton TV, tapi Tasya tahu kalau pikiran Mamanya nggak disitu. Tasya mendekat, dan bertanya “Ada apa Ma?”. Tapi mamanya berkilanh tidak apa. Tasya menebak kalau mamanya pasti sedang kangen Daddy. Ditanya seperti itu, Mama Tasya cuma diem aja, malah trus membelai rambut Tasya. Tasya makin yakin kalo Mamanya memang kangen Daddy. Kemudian Tasya masuk kamrnya, melamun sebentar, kemudian mengambil foto pernikahan mamanya dan foto dRainbow. Kedua foto itu dilihatnya bergantian. Sambil melihat keluar jendela, Tasya menitikkan air mata (kyk scene pas tasya mo bunuh diri yah?! hehehe). Malam itu, bulan redup sekali, seredup hati tasya…

@ kantor panitia ‘the young chef’
Begitu masuk kantor panitia, Iin lsg disambut oleh ketua panitia lomba, Mas Rudi. Tanpa basa-basi, iin lsg bertanya ada masalah apa hingga ia harus datang. Mas Rudi hanya tersenyum, dan mempersilahkan iin duduk, karena dia harus memanggil seseorang terlebih dahulu. Tak berapa lama Mas rudi masuk ruangan lagi, kali ini dia tidak sendiri, tapi ditemani oleh Pak Bondam Winarmo. Iih waw, itu kan pakar kuliner kenamaan. Rupanya Pak Bondam berniat menawarkan Indra untuk lebih mendalami kuliner di perancis, sebagian dana pendidikan akan ditanggung oleh yayasan yg dimiliki oleh Pak Bondam. Menurut Pak Bondam, Indra sangat berbakat dan sayang jika tidak dikembangkan. Pak Bondam memberikan Indra waktu utk berpikir selama 1 minggu, jika berminat Indra tinggal datang ke yayasannya. Setelah pak Bondam pergi, mas Rudi menekankan sekali lagi bahwa kesempatan seperti ini jarang datang 2 kali. Indra pun termenung bingung..

@Restoran
Keluarga Bebi sedang menikmati makan malam mereka. Sebentar-bentar Bebi melihat-lihat belanjaannya, dia tampak puas. Andre sibuk dengan mainan barunya. Rupanya semua kesenangan ini sambil merayakan promosi yg didapatkan Papa bebi di kantornya. Bebi langsung mengucapkan selamat pada papanya. Papa bebi ternyata diangkat menjadi direktur utama salah satu anak perusahaan. Bebi, Andre dan Mama Bebi tampak bangga. Hanya saja, kata papanya mereka harus pindah ke bandung, karena anak perusahaan yg dipegang papanya berlokasi di bandung. Whatt?! Pindah ke bandung? Oh my gosh!! Mendadak Bebi bingung, pindah ke bandung artinya jauh dari deRainbow… jauh dari Virgo…

@ depan ruangan kelas dRainbow girls
dRainbow girls baru keluar dari kelas mereka, Tasya dan Bebi tampak murung dan lebih pendiem dari biasanya. Chaca sibuk dengan handphonenya, tampak berusaha menghubungi seseorang tapi gagal terus. Helen yg bingung liat tingkah laku sahabat2nya itu.
“Sya, beb, kalian napa sih, mukanya ditekuk dari tadi pagi? Lo juga lagi Cha, kayak anak ayam keilangan induk?” tanya Helen. Chaca melotot dibilang mirip anak ayam sama Helen. Rupanya Chaca sedang berusaha menelpon Monki, krn sejak perayaan Iin kemaren, Monki nggk bisa dihubungin, Sms juga nggak dibales. Ternyata, HP Monki malah ngak aktif. Kemudian Chaca pergi duluan, mau nyari Monki di kampusnya.
Nggak berapa lama, Virgo dateng, nyampein pesen ke Helen kalau Helen dicari sama Pak Bambang. Ngeliat Virgo, muka bebi malah jadi tambah sedih, trus langsung jalan duluan. Virgo bingung dengan sikap Bebi, trus nanya ke Helen, tapi Helen jawab nggak tau. Trus Helen pergi ke ruang kepsek. Tinggallah Virgo dan Tasya berdua, Virgo juga menyadari kalo tasya lebih murung dari biasanya. Kemudian, kepada Virgolah Tasya menceritakan ttg keputusannya untuk pindah ke Amerika (hehe, nah ini bedanya : di skenarioku kepindahan Tasya ke Amrik justru atas inisiatifnya). Virgo kaget setengah mati dan bertanya kenapa harus pindah. Tasya menjelaskan kalau dia kasian liat mamanya sering berpisah jauh dari Papanya. Menurut Tasya, apa artinya pernikahan Mamanya kalau sering berpisah dari suaminya, Mama tetep aja sendirian. Tasya juga bilang mungkin harapan untuk sembuhnya akan jauh lebih besar dengan mengikuti program terapi di sana. Tasya minta pada Virgo untuk jgn bilang siapa2, bahkan deRainbow pun belum tau. Virgo Cuma bilang kalau apapun yg terbaik buat tasya, virgo akan dukung, demikian pula dengan deRainbow. Tasya tersenyum terpaksa.

@ kampus Monki & Dojo
Chaca nyariin Monki di kampusnya, tapi kata temennya Monki, hari ini Monki nggak keliatan di kampus. Chaca coba cari Monki ke Dojo (arena karate), tapi di sana Monki juga nggak ada. Chaca makin khawatir, nggak biasanya Monki ngilang kayak gini. Takut kenapa-napa Chaca hampir saja mencari Monki di rumahnya, tapi belum berangkat, tiba-tiba HP chaca berbunyi, Monki minta ketemuan di taman.

@ Ruang Pak Bambang
Helen menghadap Pak bambang. Pak bambang menjelaskan bahwa atas prestasi Helen selama ini di sekolah maupun di luar sekolah, Helen mendapat rekomendasi dari dinas pendidikan untuk mengikuti program pertukaran pelajar selama satu semester, di Australia. Helen kaget, tapi wajahnya menunjukkan ekspresi rasa senang. Setelah menerima berkas-berkas yg harus dia urus, Helen nggak sabar ingin menceritakan ini semua pada deRainbow. Hahay, cita-cita helen ingin kuliah di luar negeri semakin dekat.

@ Taman
Chaca dateng terlebih dulu,mukanya menunjukkan kegelisahan yg sangat. Entah kenapa feeling Chaca ngerasa ngga enak. Monki dateng, ekspresinya sedih, kecewa, dan serius. Chaca tambah tegang ngeliat ekspresi monki seperti itu
“Cha nggak ada cara lain yg lebih buat ngomongin semua ini… jadi…. gue langsung aja…” Monki menghela napas, seakan2 memikul beban yg maha berat. “Cha… Gwe mau kita putus” saat mengucapakan kata putus, Monki nggak berani menatap chaca.
Chaca tkejut, bingung, bahkan sempet menganggap Monki cuam bercanda. Tapi rupanya Monki serius. Chaca nggak terima, Chaca ngak ngerti apa maunya Monki, mereka baru aja n yambung lagi. Chaca minta penjelasan, tapi Monki nggak mau kasih tau alesannya. Chaca nanya apa salah dirinya, Chaca menuduh Monki bales dendam gara2 keputusan dia untuk mutusin monki beberapa waktu lalu. Monki ngejawab, terserah Chaca, pokonya suka nggak suka, Monki minta putus. Chaca lari dengan marah. Monki diem aja, membiarkan chaca lari.. membiarkan Chaca marah dan membenci dirinya, buat Monki itu jauh lebih baik..

@ depan rumah Chaca
Chaca masih shock dengan keputusan Monki. Muka Chaca sembab. Dari kejauhan, Chaca melihat Pak Tanoto pergi meninggalkan rumahnya. Begitu masuk ke rumah, chaca menemukan seikat bunga mawar, Chaca menoleh keluar, Chaca segera mengambil kesimpulan kalau ini dari Pak Tanoto untuk Mamanya. Saat bersamaan, Mama Chaca muncul sambil membawa vas bunga. Saat melihat muka Chaca yg sembab, mama chaca kaget dan bertanya ada apa. Tapi karena chaca masih kalut gara-gara diputus Monki, emosi Chaca meledak. “Oh, jadi karena ini Mama nolak rujuk sama Papa dan lebih memilih laki laki itu?” tanya Chaca sinis, sambil memeganga buket mawar tadi.
“Chaca!!” tegur mama Chaca, mendengar anaknya berkata demikian. Chaca kemudian pergi dari rumah dengan pikiran yg benar-benar kalut. Chaca sulit berpikir dengan jernih, mungkin yg dia butuhkan saat ini adalah derainbow.

@ KTJ’s Cafe
deRainbow minus Chaca sedang berkumpul, semuanya berwajah loyo, kecuali helen. Helen sebenarnya hampir menceritakan mengenai program pertukaran pelajarnya, tapi melihat sahabat-sahabatnya bermuka murung, Helen mengurungkan niatnya. Helen bertanya ada apa, tapi tak ada satu pun yang menjawab. Suasana hening sejenak, kemudian dengan berbarengan semuanya bilang “ada yang mau gue/aku bilang”..
Semuanya saling berpandangan, kemudian Indra menengahi semua itu dengan mengambil inisiatif dia duluan yg cerita. Indra mulai bercerita ttg tawaran dari pak Bondam untuk mendalami kuliner di Perancis. Belum selesai Indra bercerita, helen menyela dgn memberikan selamat, dan dia pun bilang bahwa apa yg mau dia ceritain juga nggak jauh beda, yaitu soal program pertukaran pelajar ke Australia selama satu semester. Helen berseri-seri, tapi nggak ada tanggapan dari teman2nya.
“Jadi kalian jg mau pergi?” ucap Tasya sedih. Indra nggak ngerti dengan apa yg dimaksud oleh Tasya dengan kata ‘juga’. Tasya kemudian menceritakan ttg keputusannya pergi ke Amerika untuk menyusul Daddy. Indra dan Helen kaget, bebi mulai terisak. Sambil menangis, Beby bilang bahwa dia nggak nyangka akan menghadapi situasi kayak gini, perpisahan deRainbow, karena dia sebenernya juga harus pindah ke Bandung, ikut keluarganya. Helen dan Tasya juga ikut menangis dan memeluk Beby. Indra ikut merangkul dari belakang, wajahnya menunjukkan kesedihan yg luar biasa.
Dari balik pintu, ternyata Chaca mendengar pembicaraan itu. Sambil menggebrak pintu, dan wajah yang berderai air mata, Chaca berteriak “Oh! Jadi gitu?! Jadi kalian semua juga mau ninggalin gue? Ya udah sana, pergi aja, nggak usah pamit-pamit! Sekalian aja bubarin deRainbow!!” Chaca benar-benar emosi dan kemudian lari berbalik. Indra masih sempat mengejarnya dan meminta Chaca untuk nggak emosi serta mau mendengarkan penjelasan mereka. Tapi Chaca udah kadung emosi, Chaca malah menumpahkan semuanya. Ttg Monki yg memutuskan dia tanpa sebab, ttg persoalan mama-papanya, dan sekarang sahabat2nya juga mau pergi meninggalkan dirinya. Helen berusaha memeluk Chaca, tapi Chaca menepisnya.
“Gwe benci perpisahan!! gue benci kalian!!” teriak Chaca kesal, puncak dari segala emosinya…

-To be continued-

Hehe segini dulu ya… ternyata panjang banget niy FF… silahkan masukan, kritik, ide2 pengembangan, koreksi, apapun deh… ditunggu y responnya….

dedicated for komunitas lautan kepompong
http://www.facebook.com/home.php?#/group.php?gid=102836213709&ref=ts
http://www.lautanindonesia.com/forum/index.php/topic,15228.0.html

Iklan

3 thoughts on “Ending Kepompong

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s