cerita untuk Lilo

Klik.
Baru saja komputerku kumatikan dengan perasaan yg luar biasa gembira. Ya, ya, aku baru saja mengatur jadwal pertemuan dengan sahabat2ku. Mereka bukan teman biasa, kami dipertemukan di sebuah forum, dan kami bisa begitu dekat. Mulanya kami hanya membicarakan mengenai bahasan forum, lama-lama kami berinteraksi lebih dari itu, saling curhat, sms-an, saling kangen, pokoknya kami dekat layaknya sahabat karib yang bersua tiap hari. Haha, aku lupa, kami memang bersua tiap hari meski hanya di dunia maya.

Mengingat janji kami untuk bertemu secara langsung membuat bibir ini nggak berhenti tersenyum. Hmm, Kak Vivi, Kak Memey dan Tansay seperti apa ya aslinya?. Kak Vivi, dia tuh dah kayak kakak buat aku, sekaligus guru, dia banyak share sama aku, bahkan dia juga nggak segan2 curhat sama aku. Kalau Tansay, hmfph, nama aslinya sih Riris, tapi begitulah panggilan sayang kita- penghuni forum- sama dia, Tansay, Tante Riris tersayang. Orang inilah yg menularkan virus-virus lebay di forum. But, anywey, kita semua sayang karena Tansay tuh care dan ramah… Huhuhu… bener-bener nggak sabar deh. I really exited, can’t hardly wait.

***

This is it. Hari yg dinanti pun telah datang, dan sekarang aku tengah menanti datangnya mereka sambil sms-an, saling memberi tau pakaian apa yg kami pakai, saling memberi tau dimana posisi masing-masing. Hampir gila aku menunggu datangnya kak Vivi, Tansay dan Kak Memey, bukan karena lama menunggu tapi karena rasanya hati ini hampir meledak karena terlalu gembira.

“Lilo?” seseorang menepuk pundakku dari belakang. seorang gadis manis dengan senyuman yg begitu ramah.

“Ya, Mm, Kak Vivi ya?” tebakku sambil mengulurkan tangan, mengajaknya berjabat

“Oui” jawabnya segera sambil menerima uluran tanganku. Kami memang sering sharing ttg bahasa perancis. Bak adik kakak kandung yang terpisah jauh bertahun-tahun, kami langsung berpelukan erat.

“Waw.. Nice to meet you Sis.. Beneran nggak percaya deh kita bisa ketemuan” kataku takjub. Rasanya hati ini benar-benar telah meledak karena luapan emosi gembira ini

“Oowwh, nice to meet you too… just like a dream huh?!”

“Iya kak… ayo duduk Kak” ajakku mempersilahkan Kak Vivi untuk duduk “so, dateng sendirian aja nih Kak?”

“Iya dateng sendirian, Lil. Kamu?”

“Sama Ita, tapi dia lagi ke toilet, hehehe”

“Lala? nggak ikut?”

“enggak… dia lebih milih pergi rumah sepupu daripada ikut ke sini” ucapku menjelaskan

“Owh, trus yang lain?” tanyanya

“Belum dateng…” belum selesai aku bicara tiba-tiba HP-ku berbunyi rupanya dari Tansay. Tansay mengabarkan kalo dia dan Kak Memey sedang terjebak macet. Dan lama tak berselang Ita sudah kembali dari toilet. Dan kami pun mulai bercerita-cerita kecil. Humm, tapi rasanya Tansay dan Kak Memey terlalu lama. Jadi akhirnya kita putuskan untuk menjemput mereka saja.

Baru saja kami akan keluar dari Cafe, tiba-tiba seorang pelayan menumpahkan air ke mukaku. Hah?! Aku tersentak kaget. Apa-apaan ini? Aku mengerjap-ngerjapkan mataku. Aneh, muka pelayan itu seperti ku kenal, dia menggoncang-goncangkan badanku. Hah? Loh? Loh? Kok mirip Ayah sih? Bukan-bukan, itu tadi memang Ayah, bukan pelayan. Aku bingung dan melihat ke sekeliling. SEdikit-sedikit kesadaranku mulai pulih.

Oh My Gosh! ternyata aku cuma mimpi. Rupanya aku tertidur di depan komputer. Jadi, pertemuanku tadi dengan Kak Vivi cuma mimpi? tapi rasanya begitu nyata saat tadi kami berjabat tangan dan berpelukan. Huah… rasanya kini malah semakin nggak sabar menunggu datangnya hari itu….

decicated for lilosobel, sang empunya ide… si sayah hanya mengembangkan saja

Iklan

10 thoughts on “cerita untuk Lilo

  1. ketinggalan bacaaaaaaaaaaaaa

    ni kak memey aku ya???
    keren tu mimpinya
    andai aja jd kenyataan tp ksiram air.a jng ntar kasihan adekku tersayang, hihihi

  2. Oyen gak masuk neh ke cerita….protes.com

    salam blogger….he..he, karena keasyikan ng-blog Oyen jadi jarang ke forum-forum lage, sekarang semua kejailan tersalurkan ke blog soalnya

    but all of u r still my bestfren ever

    thanks dah mampir ke blog Oyen. Ayo ngblog, Ayo berbagi !!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s