Menjadi Kartini

Alih alih bikin tulisan baru malah cuma reblog tulisan lama… Ckckckck… *jitakkepalasendiri*

But anyway,
Selamat Hari Kartini!

Puzzle of Life

Yaya, saya telat ini sudah 25 April. Tapi saya rasa semangat Kartini nggak cuma muncul di tanggal 21 April saja kan? Jadi, selamat Hari Kartini.. (maksa.com)

Masih inget nggak sewaktu kecil untuk merayakan Hari Kartini, kita seringkali berfestival dengan pakaian daerah. Untuk di pulau Jawa, gadis cilik banyak yang menggunakan kebaya lengkap dengan sanggulnya, sebagaimana Kartini berdandan. Atau kadang diadakan lomba memasak, menjahit, merangkai bunga, dan lain-lain. Pernah suatu kali saya membaca komentar yang bernada skeptis. “Kenapa sih harus pake kebaya atau lomba masak? Bukankah itu justru melambangkan feodalisme, hal yang selama ini dilawan oleh Kartini” . Hehe, komentar tepatnya sih nggak seperti ini, lebih panjang dan lebih logis. Uh, maaf, saya memang sering terkena short-memory-syndrome.

Lihat pos aslinya 247 kata lagi

Iklan

2 thoughts on “Menjadi Kartini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s