[Ulas Buku] Hatta: Aku Datang karena Sejarah

Hatta: Aku Datang Karena Sejarah

Judul : “Hatta: Aku Datang karena Sejarah”
Penulis : Sergius Sutanto
Jenis buku : Fiksi Biografis
Penerbit : Qanita, 2013

Di sebuah pool travel, saya datang lebih cepat 30 menit sebelum keberangkatan. Bodohnya, saya lupa membawa buku untuk bekal perjalanan dan membunuh waktu tunggu. Akhirnya saya berselancar mencari ebook. Kali ini memilih untuk mencari buku biografis untuk dikoleksi. Mata saya kemudian terhenti pada sampul buku ini, ilustrasi seorang Muhammad Hatta. Lalu baru tersadar bahwa saya hanya sedikit tahu soal Hatta. Memalukan memang. Tanpa berpikir banyak, kuputuskan untuk membaca buku ini. Dan inilah catatan singkat tentang buku ini.

Cerita dibuka dengan surat yang ditulis Hatta kepada DPR hasil pemilihan umum pada tahun 1956. Surat yang bercerita tentang keputusannya untuk mundur sebagai Wakil Presiden, kala itu. Lembaran berikutnya menceritakan bagaimana Hatta dan perasaannya sesaat setelah kembali menjadi warga biasa. Sederhana. Manusiawi.

Kemudian pembaca diajak kembali ke masa lampau, yakni saat Hatta masih berusia enam tahun. Bagaimana Hatta dididik dalam keluarganya dan mempengaruhi dalam pembentukan karakternya. Kemudian Hatta kecil tumbuh dan menjadi aktifis dalam pergerakan nasional. Berbincang dengan H. Agus Salim, berkawan dengan Syahrir, dipenjara di Belanda, dibuang ke Digul dan Banda Neira, menjadi proklamator, hingga hidupnya pasca kemerdekaan. Beberapa poin dalam buku ini terasa masih relevan dengan masa sekarang.

“Adakah demokrasi kalau orang merasa takut, harus tutup mulut, kritik tidak diperbolehkan, sehingga berbagai hal yang tidak dapat dipertanggungjawabkan berlaku leluasa?” (hal. 286)

Saya suka bagaimana penulis mengemas cerita ini. Ringan dan mengalir. Menyihir jemari untuk terus membuka halaman selanjutnya. Pembangunan dialog dan narasi, semuanya sangat jauh dari kata monoton yang seringkali identik dengan buku biografi.

Buku ini memang bukan murni buku biografi. Tapi fiksi biografi, begitu Penerbit Qanita mengklasifikasikan jenis buku ini. Mungkin sekarang ini lebih dikenal nama Faksi, cerita fakta yang difiksikan. Cerita disusun oleh penulis berdasarkan tafsirnya terhadap memoir, catatan dan kisah hidup Muhammad Hatta. Sebelum merupa menjadi novel, tulisan ini dikerjakan oleh Sergius sebagai skenario film. Maklum Sergius memang pesineas. Namun rupanya takdir menentukan proyeknya terbit sebagai buku yang saya baca ini. Selain sebagian kisah hidup Muhammad Hatta, buku ini juga menceritakan bagaimana proses penulisan buku ini dan saya mendapatinya juga sebagai bagian yang tak kalah menarik. Bahkan memacu semangat untuk terus menulis.

“Ini tak sekedar soal menulis. Ini soal pembelajaran. Bertahan untuk satu masa yang tak bisa diramalkan saat kita berikhtiar” (hal. 348)

354 halaman selesai dengan cukup cepat, di luar dugaan saya. Namun sayang, dalam cerita ini ada celah waktu dalam hidup Hatta yang tidak terceritakan. Setelah penceritaan pengasinggannya di Banda, tiba-tiba saja kita meloncat saat beberapa saat menjelang persiapan kemerdekaan. Seolah ada halaman-halaman yang hilang. Buat saya, itu menjadi ganjalan terbesar dalam cerita ini. Karena ada satu pertanyaan yang muncul ketika saya membaca prolog, dan tidak terjawab hingga akhir cerita. Entah karena penulis kekurangan bahan yang dapat dipertanggungjawabkan atau karena alasan lain hingga bagian tersebut tidak dapat ditulis serta dalam buku ini.

Tapi untuk mengenal sosok pribadi Bung Hatta, kamu bisa mulai dari buku ini.

Kamu, sudahkah mengenal Bapak Bangsa ini?

Iklan

2 respons untuk ‘[Ulas Buku] Hatta: Aku Datang karena Sejarah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s