Belajar SEO Content Bareng Blogger-Blogger Perempuan

Girang bukan kepalang ketika akun Instagram @bloggerperempuan menayangkan informasi kelas workshop SEO Content. Maklum, saya ini masih gagap banget soal SEO ini. Mencoba membaca artikel-artikel yang membahas SEO yang bertebaran tidak berhasil membuat saya merasa paham. Syukurlah, kedatangan saya di kelas workshop SEO Content yang berlangsung Sabtu, 3 Maret 2018 di EV Hive City Plaza Kuningan, membuat kebingungan saya sedikit terurai.

Belajar bikin konten SEO bersama Blogger Perempuan
Para peserta #BPNWorkshopJKT “Membuat SEO Content”
Belajar Bikin SEO bersama Nunik Utami
Bersama Mbak Nunik Utami

Sebelum membahas materinya, kenalan dulu yuk sama pematerinya! Mbak Nunik Utami, Content Manager Blogger Perempuan Network. Kiprahnya di dunia tulis menulis tidak diragukan. Tengok aja blog pribadinya dengan alamat web yang sama persis seperti namanya, kamu bisa lihat beragam tulisan di situ. Belum lagi jumlah buku yang sudah diterbitkannya mencapai angka 58 and still counting. Dan lagi, Mbak Nunik masih aktif bekerja sebagai content writer di portal kesehatan Alodokter. Oh, yang semakin membuat saya takjub adalah energinya yang luar biasa mengikuti berbagai kegiatan. Energi yang menularkan semangat pada orang lain. Jadi, enggak heran kalau kemudian kelas berlangsung sangat interaktif. Sekitar 30 orang peserta yang semuanya perempuan, bersemangat mengikuti kelas.

Jadi dapat ilmu apa di kelas SEO Content ini?

Mbak Nunik kasih beberapa tips untuk membuat konten SEO. Saya bagikan di sini ya, mudah-mudahan sih yang punya materi dan yang bikin kelas enggak keberatan ya ilmunya ditulis sini. Semoga jadi amal jariyah buat mereka.

Belajar SEO-materi-iuef_wordpress.jpeg
Ringkasan materi pelatihan SEO konten (mohon abaikan tulisannya yang tidak rapi)
  1. Membuat Artikel

Nah, artikel seperti apa sih yang ramah SEO. Kalau kata Mbak Nunik sih, buat artikel dengan panjang 1000 kata. Wih, lumayan panjang ya? Iya, biar kita bisa taruh keyword yang cukup banyak di sepanjang artikel. Jangan lupa untuk membuat artikel kita sesuai dengan Ejaan Bahasa Indonesia. Ini juga berpengaruh pada SEO, lho!

  1. Tema

Pilihlah tema yang berkaitan berita yang sedang popular. Setiap berita pasti memiliki banyak sudut pandang, dan kalau sudah memiliki niche tersendiri cobalah gali berita tersebut dari perspektif yang sesuai dengan niche blog kita. Pilihan lain, kita juga bisa membuat tulisan dari pengalaman yang sedang dialami dan dari pengalaman itu mungkin bisa memberikan informasi yang berguna buat orang lain. Selalu pikirkan kebutuhan orang lain!

  1. Cari Keyword

Setelah temukan tema, cari keyword atau kata kunci yang paling pas untuk SEO. Mbak Nunik juga menceritakan untuk mencari keyword ini bisa dibantu dengan platform seperti keywordtool(dot)io. Hanya saja untuk mendapatkan fitur lengkapnya harus berbayar. Dengan keanggotaan premium, kita bisa melihat angka-angka seperti berapa banyak orang yang menggunakan kata kunci tersebut dalam mesin pencari. Tentunya semakin besar angkanya, maka level kompetisi dengan artikel lain dalam mesin pencari juga semakin tinggi.

Nah, setelah kita menemukan keywordnya, gunakan keyword tersebut yang disebar dalam beberapa bagian tulisan kita. Taruh keyword di Judul, paragraf pertama tulisan (sebisa mungkin juga dalam kalimat pertama), di tengah tulisan, dan di akhir tulisan. Jangan lupa menyisipkan longtail keyword, atau kata kunci yang lebih spesifik dalam tulisan kita. Penggunaannya tidak perlu sebanyak keyword utama. Karena sekarang ini dalam mesin pencari, orang lebih sering menggunakan kata kunci yang lebih spesifik ketimbang hanya dua kata.

Mbak Nunik juga menyarankan untuk membubuhi semantic keyword, yakni kata kunci yang merupakan padanan kata dari keyword utama ataupun longtail keyword. Jadi ketika ada yang mencari dengan kata-kata yang mirip, mesin pencari tetap mengindeks tulisan kita.

  1. Judul

Sudah disinggung sebelumnya, bahwa pemilihan judul harus memuat keyword. Rangkailah yang menarik, efektif, dan bikin orang penasaran. Dalam kaidah penulisan, judul yang baik tidak lebih dari 5 kata. Susah ya memang merangkai 5 kata yang di dalamnya  memuat keyword sekaligus menarik, ya di situlah seninya. Tapi ini bukan hukum pasti ya, jadi ya lebih-lebih dikit enggak apa-apa kok.

  1. Gambar

Tulisan tanpa gambar itu seperti sayuran tanpa garam. Hambar. Ups, tapi tentu jangan cuma asal pajang gambar, tapi juga harus bisa menaikkan SEO tulisan kita di mesin pencari. Caranya bagaimana? Paling mudah adalah sebisa mungkin gunakan foto sendiri, karena dengan menggunakan foto sendiri akan menaikkan kepercayaan mesin pencari sebagai blog dengan konten yang orisinil. Lalu jangan lupa, rename gambar dengan keyword dan nama blog kita sebelum diunggah. Hayo, siapa yang masih sering unggah gambar masih dengan nama IMG_xxx? (kemudian saya juga ikut mengacungkan jari sambil malu-malu).

  1. Meta Description

Meta Description ini adalah ringkasan artikel dengan panjang tidak lebih dari 156 karakter. Itu lo, keterangan yang suka muncul di bawah link artikel kalau kita sedang mencari sesuatu di mesin pencari. Nah, kalau kita enggak membuat meta description ini, yang muncul secara automatis adalah 156 karakter pertama yang tertulis di artikel kita. Sayang banget kalau ternyata dari 156 karakter itu ternyata tidak memuat keyword, atau bahkan terkesan enggak nyambung dengan isi tulisannya. Buatlah meta description yang menarik dan membuat orang penasaran dengan isi artikel.

  1. Internal link dan eksternal link

Menyisipkan internal link itu perlu untuk merangsang pembaca membuka laman artikel kita yang lain. Harapannya agar pembaca berlama-lama berada di blog kita. Selain itu dengan adanya internal link juga meningkatkan kepercayaan mesin pencari terhadap blog kita. Tips menaruh internal link adalah di tengah-tengah artikel kita sekitar 3-6 tautan, dan menaruh eksternal link, maksimal 2 tautan, di akhir tulisan.

Belajar bikin konten SEO bersama Blogger Perempuan
Serius mengerjakan latihan

Setelah asyik dengan sesi materi dan flowing Q&A, para peserta juga dikasih waktu untuk latihan. Enggak sampai jadi tulisan sih, hanya outlinenya saja. Peserta harus menentukan tema, keyword, longtail keyword, semantic keyword, judul dan outlinenya. Serunya adalah Mbak Nunik kemudian mendatangi satu per satu peserta kemudian mengomentari dan memberi masukan. Ihiy, siapa sih yang enggak suka dikasih feedback secara personal. Eh, enggak cuma sampai di situ, Mbak Nunik juga kemudian memilih tiga peserta yang hasil latihan membuat konten SEO-nya paling menarik. Tiga orang peserta tersebut berhak mendapatkan bingkisan cantik dari Blogger Perempuan Network. Ih, senangnya yaa…

Belajar bikin konten SEO bersama Blogger Perempuan
Tiga pemenang dengan konten paling menarik

Setelah itu, seperti acara pada umumnya, ditutup dengan foto bersama. Lalu makan siang bersama sambil networking, ngobrol, kenalan, dan swafoto. Seru. Ya namanya juga perempuan, ya kaan. Lalu, kami bubar jalan. Saatnya mempraktikan segala ilmu yang diserap di pelatihan SEO content. Bukan belajar namanya kalau tidak dipraktikkan!

Siap?

Iklan

2 respons untuk ‘Belajar SEO Content Bareng Blogger-Blogger Perempuan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s