Writer’s Block, Apa yang Harus Dilakukan?

Postingan kali ini saya mau curhat aja, boleh ya? Jadi ceritanya saya sedang dikejar setoran tulisan dari dua komunitas yang berbeda. Sebenarnya bahan tulisan ada, tapi entah, rasanya tiap kali mau menuliskannya selalu ada yang kurang. Padahal deadline sudah di depan mata! Ah, masalah Writer’s Block ini memang selalu membuat frustasi, terutama ketika kita merasa hampir kehabisan waktu.

Persis seperti yang saya alami hari ini. Hampir seharian di depan laptop. Enggak diam sebenarnya. Bahkan sudah menulis satu draft tulisan siap edit. Lalu, pas cek ulang, masih kurang data dan foto. Jadi kurang greget. Kemudian mulai menimbang, apa lagi yang bisa saya tulis dan bisa selesai hari ini. Tapi  yang terjadi adalah otak mengalami kebuntuan, masih kepikiran sama tulisan sebelumnya. Rasanya semakin frustasi. Lalu apa yang biasa saya lakukan ketika mengalami Writer’s Block?

writer's block tips

  1. Break!

Enggak ada gunanya, terus memaksakan menulis. Ini yang saya lakukan hari ini. Tutup laptop, lalu mengerjakan pekerjaan rumah. Mengalihkan dari aktivitas lain yang ringan dan lucu, yang enggak perlu pakai mikir. Kasih waktu otak buat istirahat sejenak. Dan voila, ketika kita tidak terlalu fokus pada masalah writer’s block, malah kemudian muncul ide-ide segar yang mungkin tadi terlewatkan.

  1. Baca

Penulis yang baik, adalah pembaca yang baik. Bisa jadi writer’s block yang dialami karena kekurangan amunisi. Dan membaca adalah cara terbaik untuk mengisi amunisi. Oh, iya, membaca di sini sebenarnya bukan terbatas pada tulisan saja lho, ya. Memperhatikan setiap hal di sekitar kita juga adalah bentuk dari membaca.

  1. Nonton

Menonton bisa juga mendatangkan inspirasi. Enggak cuma soal review, tapi banyak sekali yang bisa kita tulis dari sebuah film. Pelajaran yang bisa kamu ambil dari film itu misalnya. Atau yang senang membahas fashion, mungkin bisa dibahas bagaimana wardrobe di film itu. Atau bahkan kamu bisa bikin cerita versimu sendiri, seperti postingan saya ketika saya membuat fanfict ending sinetron Kepompong yang part 2-nya sampai saat ini masih terindeks di laman pertama google. Atau hal-hal sepele yang bisa dikaitkan dengan film, seperti postingan saya tentang film Jumanji 1995 yang juga masih menjadi salah satu postingan yang mendatangkan pembaca dari mesin pencari. 

  1. Jalan-jalan

Untuk travel blogger, jalan-jalan sudah menjadi kebutuhan pokok bahan tulisan yang tidak bisa ditawar lagi. Tapi, jalan-jalan selalu bisa menjadi jalan keluar bagi penulis jenis apa pun untuk keluar dari kebuntuan. Selalu ada pengalaman baru yang bisa jadi cerita dalam setiap perjalanan. Mulai dari tempat, kejadian yang dialami, obrolan seru sepanjang perjalanan, atau bahkan nih saat tidak sengaja mencuri dengar obrolan di tempat umum.

  1. Relaksasi

Ini sama seperti break sih. Intinya untuk memberikan otakmu ketenangan, meredakan ketegangan. Relaksasi ini bentuknya bisa beragam, kalau saya bentuknya adalah shalat dan yoga. Keduanya memberikan saya waktu untuk merenung. Dalam perenunan mungkin ada banyak hal yang bisa kita tulis, minimal untuk mengingatkan pada diri sendiri.

Lalu, setelah melakukan beragam aktivitas yang mulanya bertujuan untuk mencari inspirasi dan menghalau writer’s block, jangan lupa untuk kembali menulis. Jangan malah kemudian larut pada aktivitas tersebut lalu menunda atau bahkan abai untuk menulis. Jangan-jangan nanti keburu ketemu tenggat waktu lagi, terus panik, akhirnya frustasi lagi. Haish, lalu mau sampai kapan terus berulang?

Kalau kamu, apa yang kamu lakukan saat writer’s block melandamu?

Iklan

5 respons untuk ‘Writer’s Block, Apa yang Harus Dilakukan?

  1. Keren nih tulisannya, tips tentang writer’s block oke banget untuk diterapkan. Soal tata bahasa juga sudah baik, no comment yaa teman sekampus ahhhaa

  2. Bener banget nih, aku juga punya writer’s block. Susah banget mau nulis klo inspirasinya gk muncul.. 😫😫

    Masalahnya inspirasinya gk bsa dimunculin pake stimulan sperti tips2 diatas, dia keluar tiba2 dan begitu aja.. ☹️

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s