Senja Pertama

Selamat Tahun Baru 2017 !

Biar sesuai sama momentumnya, postingan perdana tahun ini saya mulai dengan review buku Senja Pertama (ah meski akhirnya aku melewatkan senja satu januari untuk mempostingnya).

Buku ini adalah antologi cerpen karya Muhammad Ariqy Raihan. Ada 17 cerita pendek di dalamnya, dan dibuat saling berhubungan. Kalau diminta menilai buku ini dalam satu kata, maka saya akan memilih:

Manis

Diksi yang puitis khas Rere (panggilan akrab penulis) akan terus bertebaran sepanjang halaman buku. Buat saya pribadi, saking manisnya, cerita di dalamnya lebih menyenangkan untuk dibaca pelan-pelan, tidak langsung dihabiskan sekaligus. Ibaratnya bisa giung. 

Paling pas itu membacanya saat santai. Biarkan satu cerita dulu lumer, kemudian berikan jeda, baru kemudian baca lagi. Persis seperti menikmati cupcake di sore hari menjelang senja.
Sebagian besar cerita di buku ini pernah tayang di Storial, tempat pertama saya berkenalan dengan tulisan dan bahkan akhirnya dengan sang penulis. Meski baca berulang, saya tidak bosan membacanya. Saya memang suka dengan tulisan yang bergaya-gaya puitis. Meleleh. Bikin baper. 

“Bolehkah senyum yang dilukis gadis ini kuberi pigura dan kupajang di kamar tidurku?”

Meski sudah diterbitkan secara indi oleh Penerbit Orbit, beberapa potongan Senja Pertama masih bisa dibaca secara online di Storial . Anggap sebagai sampel, mungkin lama-lama jadi ketagihan juga terus pengen baca cerita lainnya.

Baiklah, plong rasanya sudah menuliskan tentang Senja Pertama di sini. Omong-omong penulisnya, baru aja melahirkan buku baru lagi. Masih berbau senja lagi. Kali ini berjudul “Lampion Senja”. Kayaknya peringatannya masih sama nih. Hati-Hati Romantis!

“Kelas” – Ruang yang mencatatkan cerita Akademi Berbagi

Mendadak memiliki waktu lebih, langsung mengingatkan saya untuk berlatih menulis lagi (setelah vakum sekian lama -.-“), tentunya salah satu amunisinya adalah dengan membaca. Dan kemudian, seolah alam bersekutu, buku ini muncul di inbox saya melalui email promo kutukutubuku.com.

"Kelas"

“Kelas” ini merupakan ringkasan catatan perjalanan Akademi Berbagi, komunitas yang didirikan sang penulis, Mbak Ainun Chomsun, selama 5 tahun terakhir.
Baca lebih lanjut

[copy paste] kenalan sama epilepsi

Yak baiklah setelah 2 bulan berlalu akhirnya baru meng-copy paste blast email di kantor soal epilepsi dalam rangka memperingati “purple day”

thanks to tim medical kantor yg mengizinkan mengcopy paste artikelnya, dan thanks also to traffic jam di jakarta yg justru bikin kesempatan buat posting nih utang (jiaaa kenapa malah jadi curcol begini?!) so here it is…
Baca lebih lanjut

Pre-review contest : “Rain Affair”

Ini hasil blogwalking ke sono ke mari, sebuah kontes pre-review. He, jadi nemu istilah baru juga tuh ‘PRE-REVIEW’. Kalo Review ulasan setelah kita membaca atau menonton sesuatu, nah ini ulasan sebelum membaca atau menonton… hehehe… preview kali ya maksudnya, ah tapi ini kan hak Clara sebagai penyelenggara kontes. Ya, ya, ya, sudahlah basa basinya… sekarang saatnya bersotoy ria mengulas Rain Affair

RAIN AFFAIR

kalau baca judul novel ini jadi teringat obrolan saya dengan beberapa teman forum, tentang sebuah konsep “rain in the late afternoon”. Buat saya kalimat itu terdengar seperti sebuah judul fiksi, cerpen, novel atau film.  Salah seorang teman saya yang lain malah lebih spesifisik lagi mengidetikkan kalimat tadi, menurutnya mirip film or serial korea. *Loh, Loh, kok ini malah jadi bahas yang lain sih?* Saya hanya jadi terpikir mungkin temanku tadi juga akan mengungkapkan hal yang sama, kalau novel ini cukup identik dengan korea, yang sepertinya sang penulis juga begitu menyukai korea. #sotoy1

Terlebih lagi warna cover ini begitu teenlit, pink, biru muda, dengan ilustrasi payung terbalik. Sepertinya tinggal dibubuhi huruf hangeul atau kanji… xixixi 😉 But Eniwei, jujur, cover novel ini eyecatching buanget. Aroma romantismenya kental terasa.

Rain Affair mungkin bisa diterjemahkan menjadi ‘perselingkuhan hujan’. #sotoy2. Wah, apa maksudnya nih? Dari siapakah hujan bisa berselingkuh? Baca lebih lanjut