Kenangan pada Sebuket Bunga Ilalang

image

Sudah beberapa hari mata rasanya gatal lihat tanaman liar yang memenuhi halaman rumah. Jadilah, suatu pagi akhirnya saya memutuskan buat berjongkok ria, mencabuti tanaman liar.

Ketika mulai merumput, baru tersadar ternyata banyak ilalang sejenis pada gambar. Ingatan saya kemudian terlempar puluhan tahun, ketika saya sedang lucu-lucunya pakai seragam merah putih.

Dulu…. Saya suka banget ‘memetik’ bunga ilalang. Banyak. Kemudian ditata seolah-olah bouquet bunga. Kemudian diikat dengan batangnya. Hasilnya, persis seperti gambar. Bedanya, ukuran bunganya lebih besar, eh maksudnya lebih panjang, dan lebih banyak.

‘Bunga-bunga’ itu saya ambil pulang sekolah di pinggir lapangan dekat sekolah (yang sekarang sudah jadi rumah-rumah), atau kadang-kadang di lahan bantaran sungai sepanjang perjalanan sekolah-rumah. Sambil bersenandung kecil, atau bercanda dengan teman, atau mungkin sambil melamunkan sesuatu, buket bunga ilalang itu saya bawa sampai rumah. Yaaa…. meskipun, begitu sampai depan rumah langsung masuk tong sampah *grin* atau kalau masih merasa dibuang sayang – ya ikut masuk rumah dan baru dibuang menjelang makan.

Kenapa suka?
Buat saya, buket bunga ilalang itu terlihat cantik, hmmm, manis mungkin lebih tepat. Nyeprik-nyeprik. Putih kehijauan. Sederhana.

Iseng ya?

Ahahaha, ya sudahlah mari kembali bertaman.

[Writing Project] Berkisah Ibu

Saya cukup lama termenung untuk memulai tulisan saya kali ini. Tidak hanya dalam hitungan jam, namun juga hari. Memilah dan memilih bagaimana saya menghadirkan sosok Ibu dalam writing project ini.

Ya, Ibu. Sosok yang pasti berpengaruh banyak pada pribadi seseorang, demikian pun dengan saya. Tapi, entahlah, mengapa cukup sulit untuk saya menuliskannya. Rasanya bingung memilih momen mana yang akan saya jadikan poin cerita. Terlalu banyak cerita, semua sama istimewanya untuk saya pilih satu.

Pelan-pelan saja, Yu. Biarkan memori, jari dan hatimu yang bekerja. Sebuah suara dari dalam berusaha menenangkan otak yang mengalami kebuntuan. Baca lebih lanjut

Hello, how are you Dream?

Hai… Apa kabar mimpiku?

Maaf, terlalu lama aku mengacuhkanmu. Kemarin kamu menyapaku lagi lewat tayangan wawancara dengan Mbak Helvy di salah satu stasiun tivi. Mbak Helvy bercerita soal hasratnya tentang menulis. Tentang ibunya yang rajin menulis tentang keseharian, agar tetap hidup di anak cucu cicit dan seterusnya.

Apa pun profesinya, dia bisa jadi seorang penulis

Helvy Tiana Rosa

image

~ Posted from WordPress for Android ~

2010 in review from wordpress

Tahun baru dapet kado dari wordpress. Ya semacam rapor blogging lah, biarpun hasilnya nggak bagus-bagus amat, nggak papalah di pejeng buat posting pertama di tahun 2011

Happy new year everyone.  Happy blogging

2010’s iuef in review :

The stats helper monkeys at WordPress.com mulled over how this blog did in 2010, and here’s a high level summary of its overall blog health:

Healthy blog!

The Blog-Health-o-Meter™ reads Wow.

Crunchy numbers

Featured image

A Boeing 747-400 passenger jet can hold 416 passengers. This blog was viewed about 2,700 times in 2010. That’s about 6 full 747s.

 

In 2010, there were 33 new posts, growing the total archive of this blog to 41 posts. There were 3 pictures uploaded, taking up a total of 80kb.

The busiest day of the year was March 4th with 46 views. The most popular post that day was Pada satu cinta.

Where did they come from?

The top referring sites in 2010 were tariadmojo.com, id.wordpress.com, facebook.com, febrismiles.blogspot.com, and WordPress Dashboard.

Some visitors came searching, mostly for ji hoo, bbf korea, kosong, feeling blue, and jihoo.

Attractions in 2010

These are the posts and pages that got the most views in 2010.

1

Pada satu cinta March 2010
19 comments

2

Jumanji dan Indonesia February 2010
15 comments

3

Ddoreureu ( by Ji Yeon) : Such A Magic Song May 2010
7 comments

4

Khayalan tingkat tinggi September 2009
1 comment

5

Feeling Blue April 2010
11 comments

when the rain falls

raining

Sore itu… hujan turun, mulanya merintik lalu gerimis dan merapat hingga akhirnya lebat..

Depan meja kerja saya, tepat jendela. Entah kenapa kemudian saya diam sejenak, kebetulan tanggungan kerja tidak terlalu banyak sehingga memungkinkan buat saya untuk menatap titik-titik hujan dan menikmatinya, melamun sebentar… Mendadak sedikit mellow, mungkin terbawa suasana hati beberapa hari sebelumnya.. (Ah, entah kenapa saya akhir-akhir ini, mudah sekali mellow)

Dan tiba-tiba muncul sebuah pertanyaan, apa sih yang orang-orang rasakan saat hujan turun?  kesedihankah? atau justru sebaliknya? Entah kenapa seringkali hujan identik dengan kesedihan, murung, depresi, dan sejenisnya… padahal hujan itu salah satu tanda berkah dari Ar-Rahman, DIA YANG MAHA PENGASIH..

mm, saya mulai mengingat-ngingat kembali momen saya dan hujan… Ya, saya juga pernah merasakan semacam ketenangan atau kegembiraan dan kelegaan saat hujan turun.. Tersenyum dan tersipu.. bahkan tertawa-tawa saat terpaksa harus bermandi hujan.. bahkan, saya bisa merindukannya…

Ah, ya ya ya… mungkin memang bukan hujannya, tapi pilihan kita menyikapinya… 🙂 🙂

How about you?

Baca lebih lanjut

God’s Birthday Gift

Ya.. dua puluh enam tahun lalu, dini hari, sebelum fajar datang, seorang wanita hebat melahirkan anak perempuan, putri bungsunya. menurut cerita, sang ibu mengalami pendarahan hebat.. tapi syukurlah beliau selamat dan menjadi sosok yang saya kagumi dan saya sayangi, ya dia adalah ibuku… (luv u always mom)

hari ini benar-benar so inspiring… sepertinya Allah memberikannya sebagai hadiah untukku. Selain banyak ucapan selamat dan doa dari saudara, handai taulan, sahabat-sahabat, ada dua moment yang menurutku adalah hadiah dari-Nya :
Baca lebih lanjut

Feeling Blue

Have u ever been feeling blue?

blueRasanya semua orang pernah deh ya ngerasa sedih, siapa coba yang belum pernah ngerasa sedih, kecuali mereka yang nggak punya rasa, nggak punya hati..

Tapi… pernah nggak sih kamu ngerasa sedih, dan kamu nggak tau kenapa alesannya?

Yaitu,  saat tiba-tiba aja hati kamu rasanya begitu kosong dan sedih… malah kadang-kadang kerasa sakit, perih, teriris-iris, pokoknya pilu, malah tanpa kamu sadari air mata udah netes gitu aja, dan lebih parahnya ketika kamu sadar, bukannya berhenti tapi justru malah membanjir

Atau saat kamu bareng temen-temen, tapi hati kamu ngerasa sepi, sendiri, senyum cuma ikut senyum, ketawa cuma ikut ketawa, tapi hati kamu nggak hadir di sana.

Atau malah cuma karena kamu ngedengerin lagu yang bahkan kadang-kadang kamu nggak tau apa artinya, kamu pengen nangis dan bikin kamu mengurut dada, terenyuh

Buat aku perasaan kayak gitu, sedihnya kerasa dua kali lebih hebat.. justru karena nggak tau apa alesannya…

Actually solusinya cuma satu sih, curhat sama yang Maha Mengetahui, yang  Maha Membolak-balikan Hati.. sometimes it’s works, sedih tadi tiba-tiba ilang gitu aja…

Tapi kadang-kadang, sedih itu tetap di hati… dan saat itu rasa sedih itu akan lebih menghebat, karena aku tau.. mungkin rasa sedih itu hadir karena aku terlalu jauh dari-NYA

Membaca, mencerna, menulis

Wah, wah… kalau baca judul postingannya tampak mau membahas sesuatu yang berat … padahal cuma mau curhat… khkhkhkh…

writingBeberapa hari ini, lumayan puyeng nyari inspirasi buat dipublish di blog ini… ah ternyata nggak muncul-muncul, padahal selama beberapa hari ini kan pasti banyak kejadian… sadar atau nggak sadar…

Baca lebih lanjut

Dari Arena Sidang (sebuah catatan)

Setiap kali nyalain televisi isi beritanya nggak jauh-jauh dari pansus century, ditambah sekrang kita bisa nonton live, kayak konser-konser musik gitu… lengkap dengan ‘drama’-nya… hehhehehehe… tapi, bukan, bukan, saya nggak akan bahas tentang cerita pansus itu kok. Yang bakal saya bahas nggak jauh dari pengalaman pribadi saya beberapa tahun lalu.

Gara-gara tadi nonton bentar para wakil rakyat beropini, jadi teringat jaman saya masih aktif berorganisasi di kemahasiswaan, terutama pas sidang mumas – musyawarah mahasiswa. Apalagi sebelumnya, abis baca postingan oyen yang “Be Ready For THE INTERVIEW”. Ada sedikit catatan dari arena sidang itu, buat saya pribadi sebenarnya, tapi pengen aja disharing disini… (hmmfh, saya sampe ngubek diary jadul saya lho..) Baca lebih lanjut

Paket Puzzle dari tetangga

setelah lama nggak ngeck blog… tau-tau ada paketan dari tetangga si Oyen… kirain paket kado yg udah dijanjiin mau dikirim eh ternyata sebuah puzzle buat dipajang di blog… but eniwei tengkyu ya Yen…

n inilah puzzle-nya

1. Where is your cell phone?
nih persis di samping kanan iu Baca lebih lanjut