Ulas buku: It’s A Cloud with Legs

Apa yang pertama kali tercetus di kepalamu saat membaca judul novel yang diterbitkan secara self publishing ini; It’s a Cloud with Legs?

iawcl-review-rectangle

“Kamu harus sadar, satu jawaban menyimpan seribu pertanyaan lainnya.” (hal. 73)

Baca lebih lanjut

Iklan

Pre-review contest : “Rain Affair”

Ini hasil blogwalking ke sono ke mari, sebuah kontes pre-review. He, jadi nemu istilah baru juga tuh ‘PRE-REVIEW’. Kalo Review ulasan setelah kita membaca atau menonton sesuatu, nah ini ulasan sebelum membaca atau menonton… hehehe… preview kali ya maksudnya, ah tapi ini kan hak Clara sebagai penyelenggara kontes. Ya, ya, ya, sudahlah basa basinya… sekarang saatnya bersotoy ria mengulas Rain Affair

RAIN AFFAIR

kalau baca judul novel ini jadi teringat obrolan saya dengan beberapa teman forum, tentang sebuah konsep “rain in the late afternoon”. Buat saya kalimat itu terdengar seperti sebuah judul fiksi, cerpen, novel atau film.  Salah seorang teman saya yang lain malah lebih spesifisik lagi mengidetikkan kalimat tadi, menurutnya mirip film or serial korea. *Loh, Loh, kok ini malah jadi bahas yang lain sih?* Saya hanya jadi terpikir mungkin temanku tadi juga akan mengungkapkan hal yang sama, kalau novel ini cukup identik dengan korea, yang sepertinya sang penulis juga begitu menyukai korea. #sotoy1

Terlebih lagi warna cover ini begitu teenlit, pink, biru muda, dengan ilustrasi payung terbalik. Sepertinya tinggal dibubuhi huruf hangeul atau kanji… xixixi 😉 But Eniwei, jujur, cover novel ini eyecatching buanget. Aroma romantismenya kental terasa.

Rain Affair mungkin bisa diterjemahkan menjadi ‘perselingkuhan hujan’. #sotoy2. Wah, apa maksudnya nih? Dari siapakah hujan bisa berselingkuh? Baca lebih lanjut