Nonton Dilan 1990

dilan-1990-filmposter-411x600Saya memang suka dengan novel Dilan 1990 dan sekuel-sekuelnya. Tapi sebenarnya bukan karena alasan itu, kemudian saya memilih menonton film Dilan. Juga bukan karena alas an karena film ini sekarang sedang menjadi trending film Indonesia saat ini. Hampir setiap bioskop memasang film Dilan dalam 2 hingga 4 layar.

Memang, ketika isu film Dilan ini akan diangkat ke layar lebar, saya termasuk yang cukup antusias. Lalu setelah muncul nama pemerannya, seketika keinginan saya untuk menonton sirna. Menuduh film ini hanya akan jadi film-film romantis remaja Indonesia pada umumnya. Lalu ketika kemarin nonton teasernya di bioskop dan langsung menyadari bahwa lokasi syutingnya adalah di tempat saya belajar saat masih berseragam putih abu. Seketika itu pula tercetus, sepertinya film ini harus kutonton.

Ya, alasannya sesederhana itu, hanya karena lokasi syuting. Karena ini tentang sebuah nostalgia. Dan kemudian saya membuat janji nonton bareng dengan seorang teman yang juga merupakan anak generasi 90’an. Alasannya pun sama, untuk sebuah nostalgia.Read More »

Iklan

Ulas buku: It’s A Cloud with Legs

Apa yang pertama kali tercetus di kepalamu saat membaca judul novel yang diterbitkan secara self publishing ini; It’s a Cloud with Legs?

iawcl-review-rectangle
“Kamu harus sadar, satu jawaban menyimpan seribu pertanyaan lainnya.” (hal. 73)

Read More »

Pre-review contest : “Rain Affair”

Ini hasil blogwalking ke sono ke mari, sebuah kontes pre-review. He, jadi nemu istilah baru juga tuh ‘PRE-REVIEW’. Kalo Review ulasan setelah kita membaca atau menonton sesuatu, nah ini ulasan sebelum membaca atau menonton… hehehe… preview kali ya maksudnya, ah tapi ini kan hak Clara sebagai penyelenggara kontes. Ya, ya, ya, sudahlah basa basinya… sekarang saatnya bersotoy ria mengulas Rain Affair

RAIN AFFAIR

kalau baca judul novel ini jadi teringat obrolan saya dengan beberapa teman forum, tentang sebuah konsep “rain in the late afternoon”. Buat saya kalimat itu terdengar seperti sebuah judul fiksi, cerpen, novel atau film.  Salah seorang teman saya yang lain malah lebih spesifisik lagi mengidetikkan kalimat tadi, menurutnya mirip film or serial korea. *Loh, Loh, kok ini malah jadi bahas yang lain sih?* Saya hanya jadi terpikir mungkin temanku tadi juga akan mengungkapkan hal yang sama, kalau novel ini cukup identik dengan korea, yang sepertinya sang penulis juga begitu menyukai korea. #sotoy1

Terlebih lagi warna cover ini begitu teenlit, pink, biru muda, dengan ilustrasi payung terbalik. Sepertinya tinggal dibubuhi huruf hangeul atau kanji… xixixi 😉 But Eniwei, jujur, cover novel ini eyecatching buanget. Aroma romantismenya kental terasa.

Rain Affair mungkin bisa diterjemahkan menjadi ‘perselingkuhan hujan’. #sotoy2. Wah, apa maksudnya nih? Dari siapakah hujan bisa berselingkuh?Read More »